Berita Terkini

Masa Kampanye Berakhir, KPU Kabupaten Magetan Menggelar Doa Bersama Lintas Agama untuk Kelancaran Pilkada Serentak tahun 2024

Magetan, kab-magetan.kpu.go.id - KPU Kabupaten Magetan mengadakan acara doa bersama lintas agama di Pendopo Surya Graha, Sabtu malam (23/11). Kegiatan ini menandai penutupan masa kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, serta Bupati dan Wakil Bupati Magetan Tahun 2024. Mulai 24 hingga 26 November, Pilkada akan memasuki masa tenang sebelum pemungutan suara pada 27 November. Ketua KPU Magetan, Noviano Suyide, dalam sambutannya menjelaskan bahwa doa bersama ini merupakan upaya memohon kelancaran pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Magetan. “Kegiatan ini menghadirkan perwakilan pemuka agama dari Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu sebagai wujud persatuan dan harapan agar Pilkada berjalan lancar, damai, dan sukses,” ujarnya. Penjabat (Pj) Bupati Magetan, Nizhamul, S.E., M.M., turut menyampaikan pesan damai dalam acara tersebut. Ia berharap Pilkada Serentak di Magetan dapat berlangsung kondusif dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat. “Semoga momentum demokrasi ini mempererat persatuan dan menghasilkan pemimpin yang amanah untuk Magetan,” harapnya. Acara ini dihadiri oleh berbagai elemen, termasuk Forkopimda, Forkopimca, tokoh masyarakat, organisasi keagamaan, dan organisasi masyarakat seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Banser, Ansor, Fatayat, Muslimat, IPPNU, Pemuda Muhammadiyah, dan Aisyiyah. Juga hadir Bawaslu, Dewan Masjid, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Magetan. Semua pihak hadir dengan semangat bersama untuk menyukseskan Pilkada Serentak 2024. (sgt)

KPU Kabupaten Magetan Ajak Warga Kecamatan Barat untuk Tidak Golput

Magetan, kab-magetan.kpu.goo.id - KPU Kabupaten Magetan menggelar sosialisasi pendidikan pemilih di Kecamatan Barat, Sabtu (23/11). Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya partisipasi dalam Pilkada Serentak 2024.  Anggota KPU Magetan, Ivan Tri Kumoro, mengimbau warga Kecamatan Barat untuk tidak golput dan menggunakan hak pilih dengan bijak pada hari pemungutan suara, 27 November 2024. Dalam kesempatan tersebut, Ivan menjelaskan bahwa golput dapat berdampak pada rendahnya representasi masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan daerah. “Hak suara Anda menentukan masa depan Kabupaten Magetan. Dengan berpartisipasi, kita bersama-sama dapat memilih pemimpin yang terbaik,” ujarnya.  Ia juga menekankan pentingnya memahami visi dan misi calon agar masyarakat dapat memilih secara cerdas dan rasional. Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat yang ada di Kecamatan Barat dengan berbagai macam klasifikasi usia. Mereka diajak untuk menjadi motor penggerak dalam meningkatkan partisipasi pemilih di wilayah masing-masing. Melalui kegiatan ini, KPU Magetan berharap tingkat partisipasi masyarakat di Kecamatan Barat dapat meningkat secara signifikan. Tika, Anggota PPK Barat juga mengajak peserta yang hadir untuk dapat selalu update terkait informasi Pilkada Serentak tahun 2024 dengan cara follow media sosial KPU Kabupaten Magetan. "Adapun teman-teman juga jangan sampai lupa untuk memastikan diri agar terdaftar dalam DPT dengan cara cek di cekdptonline.kpu.go.id." sampainya. (br)

KPU Kabupaten Magetan Selenggarakan Apel Distribusi Logistik Pilkada Serentak Tahun 2024

Magetan, kab-magetan.kpu.go.id - Pemungutan suara pada Pilkada Serentak 2024 tinggal menghitung hari. KPU Kabupaten Magetan menggelar apel distribusi logistik yang bertempat di Gudang Logistik KPU Magetan, Desa Baron, pada Sabtu (23/11). Ketua KPU Provinsi Jawa Timur, Aang Kunaifi, melalui sambutannya yang dibacakan langsung oleh Pembina Apel, Ketua KPU Magetan, Noviano Suyide, menyampaikan bahwa hari ini merupakan H-4 menuju puncak pelaksanaan pemungutan suara pada Rabu, 27 November 2024. KPU Provinsi bersama KPU kabupaten/kota se-Jawa Timur beserta jajaran menggelar Apel Kesiapan Distribusi Logistik Serentak Pemilihan Serentak Tahun 2024. “Kegiatan apel kesiapan distribusi logistik serentak ini menjadi penanda bahwa logistik Pemilihan Tahun 2024 telah siap untuk didistribusikan secara berjenjang, mulai dari gudang logistik KPU kabupaten/kota ke tiap kecamatan, desa/kelurahan, hingga nantinya sampai ke Tempat Pemungutan Suara (TPS). Selain itu, apel ini juga menjadi tanda bahwa logistik Pemilihan Serentak Tahun 2024 di Jawa Timur telah dikelola dengan baik sesuai ketentuan perundang-undangan yang memenuhi prinsip tepat jenis, tepat jumlah, tepat kualitas, tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat biaya,” terangnya. “Harapan kami, semoga dengan dimulainya pendistribusian logistik secara serentak di 38 KPU kabupaten/kota hari ini menjadi tonggak awal yang baik dalam menyambut pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara yang berjalan lancar, aman, dan damai,” pungkasnya. Kegiatan distribusi logistik KPU Magetan dijadwalkan berlangsung selama dua hari. Hari ini, distribusi dimulai ke 10 kecamatan, yaitu Poncol, Plaosan, Karas, Kartoharjo, Barat, Panekan, Karangrejo, Maospati, Bendo, dan Lembeyan. Sementara itu, pada hari berikutnya, distribusi akan dilanjutkan ke 8 kecamatan lainnya, yaitu Magetan, Sukomoro, Kawedanan, Takeran, Parang, Sidorejo, Nguntoronadi, dan Ngariboyo. (sgt)

KPU Kabupaten Magetan Gelar Media Gathering Persiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024

Magetan, kab-magetan.kpu.go.id - Menuju lima hari jelang Pilkada Serentak, KPU Magetan mengadakan Media Gathering terkait persiapan pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2024 bersama rekan media di RM Harmada pada Jumat (22/11). Ketua KPU Magetan, Noviano Suyide, menyampaikan progres kesiapan KPU dalam menyelenggarakan Pilkada Serentak Tahun 2024. “Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) tingkat Kabupaten Magetan pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Magetan Tahun 2024 telah kami tetapkan pada 20 September 2024. Jumlahnya mencapai 530.630 pemilih, dengan rincian 256.179 pemilih laki-laki dan 274.451 pemilih perempuan,” terang pria alumni Pascasarjana Universitas Airlangga ini. “Kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih telah kami lakukan di berbagai segmen, seperti pemilih pemula, pemilih muda, perempuan, disabilitas, organisasi keagamaan lintas agama, organisasi kemasyarakatan, dan organisasi kemahasiswaan, sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat,” tambahnya. Ia juga menjelaskan tentang kesiapan sumber daya manusia untuk penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024 di Magetan. “Sumber daya manusia untuk tingkat kecamatan, yakni anggota PPK dan sekretariat, berjumlah 144 orang. Untuk tingkat desa/kelurahan, yaitu anggota PPS dan sekretariat, berjumlah 1.410 orang. Sementara itu, anggota KPPS berjumlah 7.231 personel. Mereka telah kami bekali penguatan kapasitas melalui bimbingan teknis,” ujarnya. Lebih lanjut, Noviano menjelaskan tentang persiapan logistik Pilkada Serentak 2024. “Prinsip pengelolaan logistik KPU meliputi: tepat jenis (logistik sesuai jenis barang yang dibutuhkan), tepat jumlah (logistik tersedia sesuai jumlah yang diperlukan), tepat kualitas (logistik memenuhi standar mutu), tepat waktu (logistik diterima tepat waktu, H-1), tepat sasaran (logistik sesuai kebutuhan dan tidak salah alamat), serta tepat biaya (logistik tersedia dengan anggaran yang efisien),” imbuhnya. “Pada 23 November 2024 pagi, kami akan mengadakan apel serentak untuk pemberangkatan distribusi logistik ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dimulai dari gudang KPU yang berada di Desa Baron,” pungkasnya. (sgt)

Ketua KPU Kabupaten Magetan Noviano Suyide Narasumber Sosialisasi Pendidikan Politik Bagi Pemilih Pemula

Magetan, kab-magetan.kpu.go.id - KPU Kabupaten Magetan menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi pendidikan politik bagi pemilih pemula yang diadakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Magetan di MAN 2 Magetan pada Jumat (22/11). Ketua KPU Magetan, Noviano Suyide, menyampaikan pentingnya pendidikan politik bagi generasi muda. “Pendidikan politik bagi generasi muda sangat penting untuk membangun pengetahuan politik, menumbuhkan kesadaran politik, dan meningkatkan partisipasi politik,” terangnya. Ia juga menambahkan, “Sosialisasi pendidikan bagi pemilih penting sebagai wahana penyebarluasan informasi mengenai tahapan, jadwal, dan program pemilihan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan generasi muda tentang kepemiluan, serta mendorong peningkatan partisipasi pemilih untuk meminimalkan golput.” Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kemasyarakatan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Magetan, Zaini Suryono, S.STP, juga menyampaikan pandangannya terkait sinergi dalam upaya peningkatan partisipasi masyarakat pada Pilkada Serentak 2024. “Kesbangpol terus bersinergi dalam upaya meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pilkada Serentak 2024. Pendidikan politik bagi pelajar tentu memberikan kesadaran kepada mereka untuk berperan aktif dalam menggunakan hak pilih pada 27 November nanti,” terang pria lulusan IPDN ini. Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Magetan, Dra. Anna Zuhrufiyah Nurani, menyampaikan apresiasi kepada KPU dan Kesbangpol Magetan atas sosialisasi pendidikan politik bagi pelajar. “Pentingnya memberikan penyadaran kepada pemilih pemula terkait pendidikan politik bagi pelajar. Mari, pelajar MAN 2 Magetan, turut ambil peran dalam menyukseskan Pilkada Serentak. Jangan golput, jadilah penggerak di wilayah masing-masing,” terangnya. (sgt)

KPU Jatim Gelar Rakor Pelaksanaan Uji Beban Nasional Aplikasi SIREKAP di Magetan

Magetan, kab-magetan.kpu.go.id - KPU Provinsi Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Uji Beban Nasional Aplikasi Sirekap Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2024 bersama KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Kegiatan ini bertempat di Jalan Kharya Dharma No. 70, Kantor KPU Magetan, pada 21–22 November 2024. Kepala Bagian Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Provinsi Jawa Timur, Nurita Paramita, menyampaikan bahwa rapat koordinasi pelaksanaan uji beban nasional Aplikasi Sirekap yang diikuti oleh 38 KPU kabupaten/kota ini bertujuan untuk memastikan dan memantau kelancaran uji beban aplikasi. “Penggunaan Sirekap memberikan informasi pemilihan yang akuntabel dan transparan, sehingga diperlukan dukungan teknis yang maksimal, seperti sumber daya manusia. Pastikan seluruh akun Sirekap sudah teraktivasi. Hari ini kita melaksanakan uji beban untuk memantau dan memastikan kelancaran penggunaan Sirekap. Selanjutnya, dilakukan penyusunan daftar inventarisasi masalah yang ditemukan dalam uji beban nasional Sirekap ini,” terang perempuan alumni Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro, Semarang, ini. Anggota KPU Provinsi Jawa Timur Divisi Data dan Informasi, Insan Qoriawan, menambahkan bahwa rapat koordinasi hari ini bertujuan untuk koordinasi dan evaluasi terkait progres penggunaan Sirekap. “Seluruh akun dipastikan sudah siap digunakan pada hari pelaksanaan pemungutan suara, yaitu 27 November mendatang. Kita koordinasi dan evaluasi terkait uji beban aplikasi hari ini, serta progres kesiapan penggunaan Sirekap. Silakan lakukan pemantauan pelaksanaan uji beban nasional aplikasi Sirekap untuk memastikan kelancarannya,” jelas pria yang pernah menjadi anggota KPU Pasuruan ini. (Sgt)