Berita Terkini

Menebalkan Komitmen, KPU Kabupaten Magetan Apel Siaga Pemilu 2024

kab-magetan.kpu.go.id - Memastikan kesiapsiagaan Penyelenggara Pemilu pasca Pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilihan Umum Tahun 2024 Selasa (24/1), KPU Kabupaten Magetan melakukan Apel Siaga bersama 90 Panitia Pemilihan Kecamatan dan 705 Panitia Pemungutan Suara terpilih. Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Magetan Nur Salam selaku Pembina Apel menebalkan pesan kembali bahwa Sumpah/Janji yang baru saja di ikrarkan hari ini merupakan pernyataan yang diucapkan secara resmi dengan bersaksi kepada Allah SWT, Tuhan YME untuk menguatkan kebenaran dan kesungguhan,Pernyataan tekad untuk melakukan sesuatu kebenaran dan berani menerima akibat apabila yang dinyatakan sebaliknya, ikrar yang teguh yang didasari komitmen untuk menjalankan tugas kewajiban dan wewenang yang dimandatkan oleh Undang Undang sebagai Penyelenggara Pemilu 2024.  Tidak mudah untuk sampai pada pencapaian  ini, ditetapkan sebagai anggota PPS untuk Pemilu 2024, bapak/Ibu Saudara semua harus berjuang mengikuti seleksi terbuka pembentukan PPS yang diawali dengan pendaftaran, seleksi administrasi, seleksi tertulis dan wawancara serta harus menyampaikan klarifikasi dalam hal terdapat masukan tanggapan masyarakat, Jelas Nur Salam. Ditambahkan Pria Kelahiran Kediri ini proses pendaftaran secara mandiri melalui aplikasi Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Adhoc (SIAKBA) sebagai Aplikasi yang telah ditetapkan KPU untuk memfasilitasi pembentukan dan mengelola data based Penyelenggara Pemilu harus ditanggap bahwa pemanfaatan teknologi informasi dalam penyelenggaraan pemilu merupakan keniscayaan, oleh karenanya bekal pemahaman terhadap penguasaan teknologi informasi juga menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi oleh jajaran penyelenggara.  Mengakhiri  pembekalan Apel Siaga sekaligus menebalkan pesan, Nur Salam memastikan kembali komitmen PPS menghindari benturan kepentingan ( conflict of interest ), mampu merawat integritas serta loyalitas yang tegak lurus .

Lantik 705 PPS, KPU Kabupaten Magetan Minta PPS On-Call

kab-magetan.kpu.go.id KPU Magetan memasuki tahapan Pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilihan Umum Tahun 2024 Selasa (24/1). Sebanyak 705 anggota PPS dilantik di Gedung Olahraga Magetan dihadiri segenap Forum Komunikasi Pemerintah Daerah Magetan. Bupati Magetan Suprawoto dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati Magetan Nanik Endang Rusmiartini berharap karena peran dan posisi strategisnya itu Penyelenggara Pemilu baik tingkat kecamatan / desa / kelurahan harus memastikan tahapan penyelenggaraan pemilu di wilayahnya masing – masing dapat berjalan dengan benar dan sesuai dengan amanat perundang – undangan. PPS dalam melaksanakan tugasnya harus dapat bekerja secara profesional sesuai tata kerja Komisi Pemilihan Umum, serta selalu berkoordinasi antar sesama anggota dan semua pihak untuk menciptakan suasana aman dan nyaman serta kondusif dalam melaksanakan tugas sebagai PPS Pemilu 2024. Ketua KPU Kabupaten Magetan Fahrudin turut menegaskan Anggota PPS terpilih sudah melalui tahapan seleksi yang sesuai dengan regulasi supaya bekerja dalam koridor perundang-undangan. Di kesempatan yang sama dalam sambutannya Sekretaris KPU Provinsi Jawa Timur Nanik Karsini mengucapkan terima kasih Pemda Magetan sudah memfasilitasi dengan baik tahapan Pemilu. Kami apresiasi Pemda Magetan sudah memfasilitasi dengan baik Tahapan Pemilu, diantaranya terfasilitasinya ruangan PPK disetiap Kantor Kecamatan serta personil sekretariatan, kami berharap pasca pelantikan hari ini PPS juga segera terfasilitasi ruangan dan tim sekretariat di setiap desa/ kelurahan , Imbuh Perempuan Kelahiran Magetan ini. Mengakhiri proses rangkain Pelantikan PPS, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih KPU Magetan Nur Salam menggaris bawahi bahwa segala aktifitasi Penyelenggara Pemilu harus menyesuaiakan Tahapan Pemilu yang sudah ditetapkan. Semua aktifitas kita sebagai Penyelenggara Pemilu harus menyesuaikan dengan Tahapan Pemilu yang sudah terjadwalkan, mohon jangan dibalik, maka pasca pelantikan ini PPS harus ON CALL  24 Jam menyesuaikan Tahapan Pemilu, Tegas Pria Kelahiran Kediri ini. (sgrt)

Mahasiswi Kimia UGM Siap Warnai Sukses Pemilu Magetan

kab-magetan.kpu.go.id – Tahapan seleksi Panitia Pemungutan Suara  KPU Kabupaten Magetan memasuki tahap pengumuman penetapan hasil seleksi calon Panitia Pemungutan Suara Pemilihan Umum 2024, Rabu (18/1). Anggota KPU Kabupaten Magetan Divisi Sosisalisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, Nur Salam menjelaskan bahwa proses penentuan PPS terpilih sudah di umumkan di laman website serta media sosial KPU Kabupaten Magetan, Rabu (18/1). "Sebanyak 1816 calon Panitia Pemungutan Suara sudah memalui rangkaian tes tulis serta wawancara untuk menggali pengetahuan Kepemiluan, komitmen yang mencakup integritas, independensi, profesionalisme, rekam jejak calon ,serta klarifikasi masukan dan tanggapan masyarakat." Jelasnya. "Hari ini telah kami umumkan sebanyak 705 Calon PPS terpilih yang akan tersebar di 235 wilayah kerja mereka." Ungkap Nur Salam. Reza Rodhatul Janah, salah satu peserta seleksi PPS dari desa Bogoarum yang mengenyam pendidikan di Fakultas MIPA jurusan Kimia Universitas Gajah Mada (UGM) saat dikonfirmasi keterpilihannya sebagai PPS Desa Bogoarum menyatakan siap turut menjadi bagian sukseskan Pemilu 2024 di kampung kelahirannya. "Dengan bekal kemampuan akademik yang saya miliki, saya akan segera fokus melaksanakan tugas tugas sebagai PPS Desa Bogoarum setelah pelantikan nanti." Imbuh lulusan SMA N 1 Magetan ini. (sgt)

Nanik Yasiroh: PPK Wajib Tegak Lurus Amankan Kerahasiaan Data Pemilih

kab-magetan.kpu.go.id – KPU Magetan Rapat Koordinasi Persiapan Pemetaan TPS dan Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu Tahun 2024 bersama 18 Divisi Data Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Rabu (18/1). Anggota KPU Magetan Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Nanik Yasiroh menegaskan Penting bagi Penyelenggara Pemilu untuk memegang prinsip melindungi kerahasiaan data pribadi pemilih seperti yang diamanatkan dalam UU 27/2022 tentang Perlindungan Data Pribadi. KPU selain tunduk kepada UU Pemilu, dalam bekerja KPU juga patuh dan taat kepada setiap ketentuan dalam peraturan perundang-undangan lain termasuk UU ITE dan UU Perlindungan Data Pribadi. "Hari ini Kami ingin memastikan kembali komitmen semua PPK terkait Perlindungan Data Pribadi dengan bersama sama melakukan Penandatanganan Fakta Integritas terkait Perlindungan Data Pribadi Pemilih." Papar perempuan yang lama memegang pengelolaan data kala menjadi Penyelenggara Pemilu tingkat Kecamatan ini. Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Magetan, Ismangil turut menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan data pemilih. Diterangkan Ismangil bahwa jenis data pribadi yang bersifat spesifik diantaranya data dan informasi kesehatan, data biometrik, data genetika, catatan kejahatan, data keterangan pribadi dan/ atau data lainnya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. "Data Pribadi merupakan data tentang orang perorangan yang teridentifikasi atau dapat diidentifikasi secara tersendiri atau dikombinasi dengan informasi lainnya baik secara langsung maupun tidak langsung melalui sistem elektronik maupun nonelektronik, tentunya ada asas yang harus menjadi pegangan dalam perlindungan Data Pribadi yaitu Perlindungan, Kepastian Hukum, Kepentingan Umum, Kemanfaatan, Kehati-hatian, Keseimbangan, Pertanggungjawaban, dan Kerahasiaan." Terang Ismangil Pria berkacamata yang pernah mengampu pengawasan di Panwaskab Magetan ini. (sgt)

PPS Superteam, Bukan kerja Superman

kab-magetan.kpu.go.id -  Memasuki hari kedua Tahapan seleksi wawancara Panitia Pemungutan Suara (PPS), KPU Kabupaten Magetan melakukan asistensi  proses wawancara yang didelegasikan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)  se-Kabupaten Magetan, Senin (16/1). Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Magetan, Istikah dalam giat monitoring wawancara PPS lebih menekankan penggalian kemampuan PPS dalam kemampuan managerial mereka dalam kerja kerja koletif kolegial. "Menjadi sangat penting menghadapi Pemilu Serentak 2024 ini komposisi terpilih PPS disetiap Desa/ Kelurahan terisi SDM yang memiliki kemampuan pola kerja teamwork." terang Perempuan kelahiran Trenggalek yang juga punya pengalaman menjadi penyelenggara tingkat Kecamatan ini. Senada dengan harapan Ketua PPK Plaosan Sunarko, nyaris semua peserta wawancara Calon PPS dihadapkan dengan pertanyaan Komitmen dalam kerja kerja tim serta pengalaman mengelola teamwork.. "Tentunya Pemilu 2024 merupakan Pemilu yang sangat Kompleks karena keserentakannya, kami di PPK Kecamatan sangat membutuhkan dukungan PPS terpilih yang memiliki pengalaman bekerja dalam tim yang baik, Anggota PPS penting memiliki pola kerja superteam mampu mengelola tim dengan baik, bukan kerja kerja superman kerja kerja individu karena Pemilu serentak ini memerlukan tata kelola timwork yang baik."  Imbuh Mantan Ketua PPS Buluharjo Plaosan ini. (sgt)

Tahapan Rekrutmen PPS Memasuki Seleksi Tes Wawancara

kab-magetan.kpu.go.id -  KPU Kabupaten Magetan Melanjutkan Tahapan Seleksi Panitia Pemungutan Suara (PPS) ke tahapan tes wawancara Minggu (15/01). Setelah masa tahapan tes tertulis usai dilaksanakan. Ketua KPU Kabupaten Magetan Fahrudin  mengatakan pihaknya sudah melaksanakan rapat pleno hasil tes tertulis untuk rekrutmen badan adhock PPS pada Pemilu 2024, Sebanyak 1816 Calon anggota PPS akan mengikuti  tes wawancara selama tiga hari kedepan. Calon anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilu serentak 14 Februari 2024 mengikuti test wawancara, mereka adalah pendaftar yang  dinyatakan lulus dalam seleksi tes tertulis Jum’at (6/1). Anggota KPU Magetan  Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat  Nur Salam menambahkan  "Tes wawancara akan dilaksanakan pada tanggal 15-17 Januari 2024 di masing-masing kecamatan mulai pukul 08.00 sampai dengan selesai.  KPU mendelegasikan  Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk melaksanakan seleksi wawancara tersebut” ujarnya. Dalam Proses Monitoring Tes wawancara ini Nur Salam lebih banyak menekankan kembali Komitmen para calon PPS bila terpilih nanti terhadap alokasi waktu kerja mereka. Kami ingin memastikan kembali selain pentingnya Integritas , Soliditas Tim juga tidak kalah penting adalah Kecepatan menyesuaikan  ritme kerja PPS dimana Tahapan Pemilu sudah begitu padat, Penyelenggara Pemilu harus mampu menyesuaikan  padatnya ritme tahapan Pemilu 2024 serta alokasi waktu kerja Penyelenggara Pemilu yang harus bisa menyesuaikan Tahapan Pemilu, Pungkasnya. (sgt)