Berita Terkini

Pisah Sambut Sekretaris KPU Kabupaten Magetan

kab-magetan.kpu.go.id -  KPU Kabupaten Magetan adakan acara pisah sambut Sekretaris KPU Kabupaten Magetan yang lama kepada Sekretaris KPU Kabupaten Magetan yang baru, Jumat (19/8). Adapun Sekretaris KPU Kabupaten Magetan terdahulu, Suprapto telah resmi dipindah tugaskan menjadi Ahli Madya Penata Kelola Pemilu di KPU Provinsi Jawa Timur. Sedangkan posisi Sekretaris KPU Kabupaten Magetan diisi oleh Suroto yang sebelumnya menjadi Sekretaris KPU Kota Kediri. Dalam acara ini dihadiri oleh Komisioner dan jajaran sekretariat KPU Kabupatan Magetan dan juga turut hadir beberapa perwakilan dari KPU Kota Kediri yang mengantar perpindahan Suroto ke KPU Kabupaten Magetan.  Dalam acara ini, Suprapto selaku Sekretaris KPU Kabupaten Magetan terdahulu menyampaikan terimakasih dan permohonan maafnya selama menjadi Sekretaris KPU Kabupaten Magetan. "Saya menyampaikan banyak terimakasih kepada KPU Kabupaten Magetan tanpa terkecuali karena telah diterima dengan baik di KPU Kabupaten Magetan. Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas segala kesalahan dan kekhilafan selama saya menjabat di KPU Kabupaten Magetan." Ujar Suprapto. Sekrataris KPU Kabupaten Magetan yang baru, Suroto juga menyampaikan sambutannya. "Saya mohon ijin untuk bergabung dengan keluarga besar KPU Kabupaten Magetan. Mungkin saya hanya akan memimpin KPU Kabupaten Magetan selama 4 bulan saja namun saya bertekad untuk melanjutkan apa yang telah dikerjakan oleh bapak Suprapto sebelumnya dan dapat memberikan yang terbaik untuk KPU Kabupaten Magetan." Kata Suroto.(br)

Uji Publik Sempurnakan Rancangan PKPU Partisipasi Masyarakat

Jakarta, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar Uji Publik Rancangan Peraturan KPU Tentang Partisipasi Masyarakat Dalam Pemilihan Umum dan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota, di Ruang Rapat Utama Gedung KPU, Kamis (18/8/2022). Anggota KPU Mochammad Afifuddin dan August Mellaz, didampingi Kepala Biro Partisipasi Masyarakat Cahyo Ariawan, Kepala Biro Perundang-Undangan Nur Syarifah membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Afif menekankan pentingnya pelibatan masyarakat dalam pelaksanaan pemilu, salah satunya pada persiapan peraturan melalui kegiatan uji publik. “Bagaimana setiap tahapan ini proses partisipasi masyarakat bisa semakin meningkat, kesadaran atas apa yang harus dilakukan dan bisa dilakukan masyarakat bisa menjadi hal yang kita anggap penting,” ujar Afif. Sementara itu, August Mellaz menyampaikan gagasan utama dalam penyusunan PKPU ini adalah upaya KPU melakukan penggabungan terhadap PKPU yang sebelumnya yang memisahkan partisipasi masyarakat pada pemilu dan pemilihan. Tidak hanya untuk menyederhanakan regulasi tetapi juga membuat aturan semakin komprehensif membantu efektivitas peningkatan partisipasi masyarakat. Mellaz pun menyampaikan substansi rancangan PKPU yang terdiri 6 bab yakni bab 1 ketentuan umum, bab 2 tujuan & prinsip partisipasi masyarakat, bab 3 pelaksanaan partisipasi masyarakat terdiri bentuk partisipasi masyarakat, pelaksanaan oleh masyarakat, pelaksanaan oleh KPU, KPU Provinsi & KPU Kab/Kota, bab 4 pemantauan terdiri pemantauan pemilu, pemantauan pemilihan, bab 5 sistem informasi dokumentasi & monitoring pelaksanaan partisipasi masyarakat, laporan pelaksanaan kegiatan, mengukur tingkat partisipasi masyarakat, bab 6 ketentuan penutup. Lebih lanjut, Mellaz memaparkan isu strategis dalam rancangan PKPU ini diantaranya pelaksana partisipasi masyarakat, bentuk partisipasi masyarakat, sasaran partisipasi masyarakat dari sisi subyek dan lokasi, dan isu terakhir terkait penggunan teknologi informasi sebagai alat bantu yang mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi KPU. Tekrait pelaksana, Mellaz menekankan bahwa rancangan PKPU ini dirancang memiliki semangat untuk menjamin hak masyarakat dapat berpartisipasi dalam Pemilu dan Pemilihan. Oleh karena itu, masyarakat sebagai subyek diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk berpartisipasi. “Untuk mewujudkan penyelenggaraan Pemilu & Pemilihan yang demokratis, diperlukan partisipasi masyarakat yang luas dan bermakna dalam setiap tahapan,” ujar Mellaz. Untuk bentuk partisipasi yang dapat dilakukan masyarakat dan apa saja yang dapat dilakukan KPU, KPU Provinsi & KPU Kab/Kota untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, Mellaz menyampaikan bentuknya dapat sosialisasi, Pendidikan politik bagi pemilih, survei atau jajak pendapat dan penghitungan cepat, dan/atau partisipasi masyarakat lainnya. “Harapannya segala inisiatif diambil masyarakat baik di organisasi maupun perorangan maupun non kelompok, harapannya KPU dan jajarannya dapat memfasilitasi peningkatan peran serta dengan melakukan berbagai upaya secara sistematis dan komprehensif,” ujar Mellaz. Turut hadir, perwakilan DKPP, Bawaslu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham),  Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam), partai politik, LSM, NGO, Pegiat Pemilu, Komunitas, dan Lembaga Survei secara luring dan daring. (humas kpu tenri/foto dosen/ed diR)

Wujud Apresiasi, KPU Kabupaten Magetan Berikan Penghargaan Pegawai Berprestasi

kab-magetan.kpu.go.id -  Bersamaan dengan upacara bendera peringatan HUT ke-77 Republik Indonesia, KPU Kabupaten Magetan juga turut memberikan penghargaan pegawai berprestasi kepada dua pegawai di lingkungan Sekretariat KPU Kabupaten Magetan, Rabu (17/8). Kedua pegawai berprestasi tersebut adalah Sundarso yang terpilih sebagai Kasubbag berprestasi dan Tutik Setianingsih sebagai staf berprestasi terbaik. Ketua KPU Kabupaten Magetan, Fahrudin mengatakan, pemberian penghargaan pegawai berprestasi ini merupakan dalam rangka rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-77 Republik Indonesia "Di peringatan HUT ke-77 Republik Indonesia ini merupakan momen yang tepat bagi KPU Kabupaten Magetan untuk memberikan penghargaan. Mereka patut diberikan diapresiasi dan penghargaan bagi pegawai akan memberikan motivasi untuk meningkatkan kinerja dan mendorong pegawai lainnya untuk berprestasi secara kompetitif," Ujar Fahrudin. Fahrudin juga berpesan kepada sesama ASN maupun PPNPN agar untuk selalu bekerja dengan disiplin dan semangat, bersatu padu membantu pimpinan dalam pelaksanaan kegiatan, sehingga diberikan hasil maksimal sesuai dengan yang diharapkan. (br)

KPU Kabupaten Magetan Mulai Verifikasi Administrasi Keanggotaan Parpol

kab-magetan.kpu.go.id -  KPU Kabupaten Magetan telah resmi memulai tahapan verifikasi administrasi keanggotaan parpol pada Rabu (17/8). Verifikasi administrasi yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Magetan adalah verifikasi administrasi keanggotaan parpol yang ada di Kabupaten Magetan. Adapun dalam melaksanakan verifiaksi administrasi ini, KPU Kabupaten Magetan didukung oleh 16 tenaga verifikator yang terdiri dari 11 ASN dan 5 PPNPN. Saat ini, terdapat 20 partai politik calon peserta Pemilu 2024 di Kabupaten Magetan. "Adapun verifikasi administrasi ini kami laksanakan mulai hari ini 17 Agustus 2022 hingga tanggal 19 Agustus 2022 dengan didukung oleh 16 tenaga verifikator yang terbagi menjadi 4 tim yang dikoordinatori oleh Priyo Susilo." Ujar Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Magetan, Istikah. Istikah berharap proses verifikasi administrasi yang dijalankan oleh KPU Kabupaten Magetan dapat berjalan dengan lancar dan tidak menemui suatu permasalahan yang berarti. "Saya berharap tahapan verifikasi administrasi ini dapat berjalan sesuai yang direncanakan dan dapat diselesaikan segera." Ujar Istikah. (br)

KPU Kabupaten Magetan Hadiri Detik-Detik Proklamasi HUT ke-77 Republik Indonesia Secara Daring

kab-magetan.kpu.go.id - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia turut dirayakan oleh KPU Kabupaten Magetan. Selain melaksanakan upacara bendera, KPU Kabupaten Magetan juga iktu menyaksikan detik-detik proklamasi secara daring, Rabu (17/8). Nonton bareng yang dilaksanakan di Aula Jalak Lawu ini diikuti oleh seluruh Komisioner dan jajaran sekretariat KPU Kabupaten Magetan. Acara ini diikuti mulai dari pukul 10.00 hingga 11.00 WIB. Seluruh pegawai KPU Kabupaten Magetan mengikuti satu persatu prosesi dengan khidmat. Ketua KPU Kabupaten Magetan, Fahrudin mengungkapkan bahwa momen HUT RI ini adalah momen yang sangat berharga. "HUT RI ini dapat dijadikan momen untuk kembali mengkonsolidasikan organisasi, selalu bergandengan tangan, bersatu padu, dan taat satu komando demi menyukseskan setiap tahapan." Ujarnya. Fahrudin juga mengajak seluruh pegawai KPU Kabupaten Magetan untuk mengingat jasa para pahlawan dari berbagai penjuru Indonesia yang berjuang tanpa kenal lelah demi kemerdekaan Indonesia. (br)

Peringati HUT RI KE-77, KPU Kabupaten Magetan Laksanakan Upacara Bendera

kab-magetan.kpu.go.id - 17 Agustus diperingati sebagai hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia. Peringatan hari ulang tahun Republik Indonesia yang ke-77 tahun ini diperingati oleh KPU Kabupaten Magetan dengan melaksanakan upacara, Rabu (17/8). Upacara peringatan hari ulang tahun Republik Indonesia kali ini diikuti oleh Komisioner beserta seluruh jajaran kesekretariatan KPU Kabupaten Magetan di halaman depan kantor KPU Kabupaten Magetan. Ketua KPU Kabupaten Magetan, Fahrudin bertugas menjadi inspektur upacara sedangkan staf Sub Bagian Hukum dan SDM, Tjetjep Sudaryanto bertugas sebagai Komandan Upacara. Adapun Fahrudin membacakan amanat yang dibuat oleh Ketua KPU RI, Hasyim Asy'ari. Dalam amanat tersebut, Hasyim Asy'ari melalui Fahrudin menyampaikan ajakan untuk menyambut HUT kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 dengan melaksanakan rangkaian tahapan Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024. "Sebagaimana telah kita ketahui bersama, saat ini kita telah menyelesaikan pendaftaran partai politik calon peserta Pemilu 2024 dan dilanjutkan dengan verifikasi administrasi dan faktual. Mari dengan semangat HUT Kemerdekaan Ri, kita semua berkomitmen untuk menyelenggarakan Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024 secara merdeka, jujur, adil, dan berintegritas." Ujarnya. Fahrudin juga menyampaikan agar menghindari hal-hal yang bisa menyebabkan perselisihan dan perpecahan. "Tetap jaga silaturahmi dan soliditas dengan sesama penyelenggara Pemilu, para pemangku kepentingan dan seluruh elemen masyarakat, agar Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024 mendatang menjadi saran untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa." Tutupnya. (br)