Silaturahmi ke Salah Satu Pondok Terbesar di Asia Tenggara, KPU Kabupaten Magetan Koordinasikan Data Pemilih dan Pendidikan Pemilih di Pondok Pesantren Al Fatah Temboro
#TemanPemilih, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magetan melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus koordinasi ke Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, salah satu pondok pesantren terbesar di Asia Tenggara yang berada di Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Rabu (04/02).
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka koordinasi pemutakhiran data pemilih serta pelaksanaan pendidikan pemilih bagi santri. Anggota KPU Kabupaten Magetan Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Nanik Yasiroh, menyampaikan bahwa pemutakhiran data pemilih berkelanjutan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan daftar pemilih tetap akurat, mutakhir, dan dapat dipercaya, termasuk bagi santri di lingkungan pondok pesantren.
“Proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan dilakukan secara berkala oleh KPU Kabupaten Magetan. Kami ingin memastikan seluruh santri terdata secara valid, termasuk mengetahui jumlah santri yang telah kembali ke daerah asalnya,” terang Nanik.
Sementara itu, Anggota KPU Kabupaten Magetan Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan SDM, Rhichy Kurnia Putra, menambahkan bahwa pendidikan pemilih merupakan bagian dari Program Strategis Nasional yang menyasar seluruh segmen pemilih, termasuk kalangan santri. Menurutnya, koordinasi dengan pondok pesantren menjadi langkah penting mengingat jumlah santri Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro yang mencapai puluhan ribu.
“Pendidikan pemilih bagi santri menjadi salah satu segmen penting dalam sosialisasi kelembagaan. Oleh karena itu, kami terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro,” jelasnya.
Pihak Pengurus Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro menyampaikan apresiasi atas upaya KPU Kabupaten Magetan dalam melakukan pendataan pemilih. Mereka menilai proses pendataan pemilih pada Pemilu dan Pilkada selama ini telah berjalan dengan baik melalui koordinasi yang intensif.
“Selama ini, proses pendataan pemilih Pemilu dan Pilkada bagi santri berjalan dengan koordinasi yang baik. Dari pondok juga telah dibentuk tim khusus yang membidangi pendataan santri, sehingga koordinasi terkait data pemilih dapat dilakukan secara responsif dan valid,” ujar Umar, salah satu santri yang membidangi administrasi data santri. (sgt)