Berita Terkini

Bangun Semangat dan Kekompakan, KPU Kabupaten Magetan Gelar Senam Pagi

#TemanPemilih, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magetan melaksanakan kegiatan senam pagi bersama pada Jumat (13/2) di Aula Jalak Lawu. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran komisioner dan sekretariat sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran serta mempererat kebersamaan antarpegawai di lingkungan KPU Kabupaten Magetan. Senam pagi berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Meski digelar di dalam aula, suasana tetap terasa energik dan kondusif. Selain menjadi sarana olahraga rutin, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai momentum membangun komunikasi yang lebih cair dan harmonis antarbagian guna mendukung kinerja kelembagaan yang semakin solid. Sekretaris KPU Kabupaten Magetan, Ervan Rifai, menyampaikan bahwa kegiatan senam pagi tidak sekadar berorientasi pada kesehatan fisik, tetapi juga pada penguatan semangat kerja. “Kesehatan adalah fondasi utama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Dengan tubuh yang bugar dan suasana kerja yang kompak, kita dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat,” ujar Ervan Rifai. Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Magetan terus berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang sehat, harmonis, dan berintegritas dalam mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan secara profesional dan akuntabel. (Br) #KPUmelayani

Ketua KPU Kabupaten Magetan Novianto Suyide jadi Narasumber Observasi Mahasiswa UNESA, Bahas Peran Konstitusional KPU

#TemanPemilih, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magetan, Noviano Suyide, menjadi narasumber dalam kegiatan wawancara observasi yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Kamis (12/2). Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas Mata Kuliah Hukum Tata Negara Program Studi S1 Ilmu Hukum Kampus UNESA 5. Observasi tersebut dilaksanakan berdasarkan surat resmi dari Universitas Negeri Surabaya Nomor B/11372/UN38.13/HM.00.05/2026 tertanggal 5 Februari 2026 perihal Permohonan Izin Observasi. Mahasiswa yang melaksanakan kegiatan observasi adalah Muhammad Arifin Ilham, Fabela Giska Berlian Aliffianda dan Rosalina Amelia dengan lokasi kegiatan di Kantor KPU Kabupaten Magetan. Dalam wawancara bertajuk “Memahami Perspektif KPU Mengenai Hukum Tata Negara”, Ketua KPU Kabupaten Magetan memaparkan peran dan kedudukan KPU dalam sistem ketatanegaraan Indonesia sebagai lembaga penyelenggara pemilu yang bersifat nasional, tetap, dan mandiri. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan tugas KPU selalu berlandaskan pada konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “KPU bukan hanya penyelenggara teknis pemilu, tetapi juga bagian dari sistem ketatanegaraan yang memiliki tanggung jawab konstitusional untuk memastikan setiap warga negara dapat menggunakan hak pilihnya secara adil dan setara,” ujar Noviano. Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Magetan berharap dapat berkontribusi dalam penguatan literasi kepemiluan dan pemahaman mahasiswa terhadap praktik ketatanegaraan secara langsung. Noviano juga menyampaikan apresiasinya atas inisiatif akademik tersebut. “Kami terbuka terhadap kegiatan pembelajaran seperti ini karena sinergi antara KPU dan dunia pendidikan penting untuk menumbuhkan kesadaran demokrasi sejak dini,” tambahnya. Sinergi ini diharapkan terus terjalin guna mendukung terciptanya demokrasi yang berkualitas dan berintegritas. (Br) #KPUmelayani

Penyandang Disabilitas Elemen Penting dalam Menciptakan Pemilu Inklusif, KPU Kabupaten Magetan Koordinasi Data Disabilitas ke Dinsos

#TemanPemilih, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Magetan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Magetan untuk memperoleh data terkini penduduk penyandang disabilitas, Rabu (11/02). Hal tersebut dilaksanakan dalam rangka pemutakhiran data pemilih berkelanjutan serta upaya pendidikan pemilih berkelanjutan. Anggota KPU Magetan Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, Nanik Yasiroh, menyampaikan terkait proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan untuk memastikan daftar pemilih tetap akurat, mutakhir, dan terpercaya secara berkala, termasuk dari sisi data penyandang disabilitas dalam upaya pemetaan kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih. “Proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan dilakukan KPU Kabupaten Magetan secara berkala. Kami ingin mendapatkan data terkini penyandang disabilitas di berbagai segmen yang bisa kami gunakan untuk keperluan pemetaan sosialisasi pendidikan pemilih. Penyandang disabilitas merupakan elemen penting dalam menciptakan pemilu di Kabupaten Magetan yang inklusif,” terang alumni Hukum Brawijaya ini. Ditambahkan Anggota KPU Magetan, Rhichy Kurnia Putra, terkait beberapa Program Strategis Nasional, di antaranya pendidikan pemilih untuk berbagai segmentasi. “Pendidikan Pemilih, termasuk bagi para penyandang disabilitas, perlu dipetakan sehingga di segmen ini upaya sosialisasi pendidikan pemilih segmen disabilitas bisa maksimal dan tepat sasaran,” jelasnya. Kepala Dinas Sosial Magetan, Parminto Budi Utomo, memberikan apresiasi atas upaya KPU Kabupaten Magetan dalam menciptakan pemilu yang inklusif menyasar segmen disabilitas. “Terhadap upaya menciptakan Pemilu Inklusif, kami mengapresiasi Program Sosialisasi Pendidikan Pemilih KPU Magetan yang memberikan ruang yang luas bagi penyandang disabilitas di Magetan. Supaya bisa maksimal, beberapa komunitas penyandang disabilitas di Magetan silakan diajak dan dilibatkan,” jelasnya. (sgt). #KPUmelayani

Pendidikan Pemilih Berkelanjutan: Pelajar MAN 3 Magetan Harus Cerdas Bermedsos, Hindari Pemberitaan Hoaks

#TemanPemilih, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magetan terus berupaya meningkatkan penguatan program-program kelembagaan, terutama program skala prioritas nasional, seperti pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, penguatan integrasi sistem informasi pemilu, serta pendidikan pemilih. Dalam rangka tersebut, pada Senin (09/02), KPU Kabupaten Magetan melaksanakan kegiatan Pendidikan Pemilih bagi pelajar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Magetan. Anggota KPU Kabupaten Magetan Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan SDM, Rhichy Kurnia Putra, menyampaikan pentingnya pendidikan pemilih bagi pemilih pemula. “Banyak ruang yang bisa diambil bagi para pemilih pemula dalam Pemilu 2029. Selain menjadi pemilih aktif, juga dapat bergabung sebagai bagian dari penyelenggara pemilu karena minimal usia penyelenggara pemilu di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) di daerah masing-masing adalah 17 tahun. Para pemilih pemula silakan turut berperan aktif,” terangnya. Ia juga menambahkan bahwa pelajar sebagai insan terpelajar diharapkan mampu berperan aktif sejak dini dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk di dunia maya, dengan bersikap cerdas dalam memilih sumber berita terpercaya agar terhindar dari pemberitaan hoaks. “Di era kemajuan digital, pelajar harus mampu menjadi pionir di media sosial dengan menyaring informasi kepemiluan dari sumber yang terpercaya, menghindari pemberitaan hoaks, serta menolak politik uang,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Sekolah MAN 3 Magetan, Basuki Prihatin, M.Pd., menyampaikan bahwa pihak sekolah membuka kesempatan seluas-luasnya bagi KPU Kabupaten Magetan untuk terus melaksanakan kegiatan pendidikan pemilih bagi pelajar pada kesempatan lain dengan format yang berbeda-beda. “Pendidikan pemilih bagi pelajar sangat penting diberikan, mengingat pada tahun 2029 nanti mereka telah memiliki hak pilih. Kami mempersilakan KPU Kabupaten Magetan untuk terus melakukan upaya pendidikan pemilih bagi pelajar kami pada beberapa kesempatan lainnya,” pungkasnya. (sgt) #KPUmelayani

Menyambut Bulan Suci Ramadhan, KPU Kabupaten Magetan Gelar Kegiatan KPU Peduli Anak Yatim

#TemanPemilih, Dalam rangka memupuk kepedulian terhadap generasi bangsa sekaligus mempererat tali silaturahmi dan solidaritas sosial, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magetan menggelar kegiatan KPU Peduli Anak Yatim menjelang Bulan Suci Ramadan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Jalak Lawu pada Jumat (06/02). Kegiatan KPU Peduli Anak Yatim ini secara resmi dibuka oleh Ketua KPU Kabupaten Magetan, Noviano Suyide. Melalui kegiatan ini, KPU Magetan menunjukkan komitmen untuk terus hadir dan berkontribusi secara sosial di tengah masyarakat, khususnya bagi anak-anak yatim di lingkungan sekitar kantor KPU. Pengasuh anak yatim dari Desa Ringinagung, Triyana, menyampaikan apresiasi atas kepedulian KPU Kabupaten Magetan yang secara berkelanjutan melibatkan anak-anak yatim dalam berbagai kegiatan sosial. Menurutnya, perhatian yang diberikan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian lembaga terhadap sesama. “Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada KPU Kabupaten Magetan yang kerap melibatkan anak yatim Desa Ringinagung dalam kegiatan santunan. Kedekatan dengan anak yatim ini semoga membawa berkah dan kelancaran bagi seluruh kegiatan KPU,” ujar Triyana, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Ringinagung. (Sgt) #KPUmelayani

Dialog AE Raya Menyapa bersama Divisi Rendatin KPU Kabupaten Magetan Nanik Yasiroh Bahas Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

#TemanPemilih, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magetan melalui Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi (Rendatin), Nanik Yasiroh berpartisipasi sebagai narasumber dalam Dialog AE Raya Menyapa yang diselenggarakan oleh RRI Madiun, Jumat (6/2). Kegiatan dialog tersebut mengangkat tema “Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan sebagai Fondasi Pemilu Berkualitas” dan disiarkan untuk memberikan edukasi serta pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya pengelolaan data pemilih secara berkesinambungan. Dipandu oleh host Yusron Al Fatah, Nanik Yasiroh menjelaskan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan merupakan bagian dari kegiatan prioritas nasional yang dilakukan oleh KPU. “Sebagaimana kita pahami bersama bahwa data pemilih ini berisi data kependudukan yang dinamis. Sehingga untuk menjaga keakuratan data pemilih diperlukan adanya pemutakhiran,” ungkapnya. Lebih lanjut, ia menjelaskan strategi KPU Kabupaten Magetan dalam pemutakhiran data pemilih berkelanjutan kedipannya. “Jadi kegiatan kita tentunya kita akan mengupdate DPT kita baik mengupdate pemilih baru, data pemilih yang tidak memenuhi syarat seperti pemilih yang meninggal, pindah domisili maupun yang menjadi TNI/POLRI. Selain itu kami juga tetap akan mengupdate perbaikan elementary data pemilih,” sampainya. Nanik Yasiroh-pun juga menyampaikan bahwa data pemilih yang valid dan akurat akan menjamin Pemilu/Pilkada selanjutnya akan menjadi lebih baik. “Pintu gerbang keberhasilan pelaksanaan Pemilu dimulai dari daftar pemilih karna menjadi pijakan pertama dari bagaimana gambaran pemilu/pilkada itu dilaksanakan. Daftar pemilih yang valid dan akurat dapat membuat Pemilu/Pilkada diselenggarakan secara efisien dikarenakan datanya sudah jelas angkanya,” tutupnya. Turut hadir sebagai narasumber, Komisioner Bawaslu Magetan M. Ramzi. (Br) #KPUmelayani

Populer

Belum ada data.

🔊 Putar Suara